Profile Kab Parigi Moutong

Kabupaten Parigi Moutong adalah salah satu daerah tingkat II yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Parigi. Kabupaten ini memegang peranan strategis sebagai jalur lintas trans-Sulawesi yang menghubungkan provinsi Sulawesi Tengah dengan provinsi tetangga seperti Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Dengan luas wilayah yang membentang memanjang, kabupaten ini memiliki aksesibilitas darat yang vital bagi perputaran logistik dan ekonomi di pulau Sulawesi.
Secara geografis, wilayah ini memiliki karakteristik yang unik karena sebagian besar daerahnya berada di sepanjang garis pantai Teluk Tomini. Hal ini menjadikan Parigi Moutong sebagai kabupaten yang memiliki garis pantai terpanjang di Sulawesi Tengah, mencapai ratusan kilometer. Topografinya sangat bervariasi, mulai dari dataran rendah di pesisir pantai hingga dataran tinggi dan perbukitan di bagian pedalaman, yang memberikan keanekaragaman hayati serta iklim yang mendukung berbagai sektor usaha.
Sektor perekonomian Parigi Moutong didominasi oleh pertanian dan kelautan. Kabupaten ini dikenal luas sebagai salah satu lumbung beras utama di Sulawesi Tengah yang menopang kebutuhan pangan provinsi. Selain padi, sektor perkebunan juga sangat menonjol dengan komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, dan cengkeh. Di sisi lain, potensi perikanan tangkap dan budidaya sangat melimpah berkat kekayaan sumber daya laut Teluk Tomini yang menjadi halaman depan kabupaten ini.
Dalam bidang pariwisata, Parigi Moutong memiliki daya tarik wisata alam yang mempesona, baik di darat maupun di bawah laut. Salah satu ikon kebanggaannya adalah Tugu Khatulistiwa di Kecamatan Tinombo Selatan, yang menandakan bahwa daerah ini dilintasi oleh garis ekuator. Selain itu, keindahan bawah laut Teluk Tomini menawarkan spot diving dan snorkeling kelas dunia dengan terumbu karang yang masih terjaga, serta berbagai air terjun dan pegunungan yang menarik bagi pecinta wisata petualangan.
Dari segi demografi dan sosial budaya, Parigi Moutong sering disebut sebagai "Indonesia Mini" karena keragaman penduduknya. Masyarakat yang tinggal di sini terdiri dari berbagai suku asli seperti Suku Kaili, Lauje, dan Bolano, yang hidup berdampingan secara harmonis dengan masyarakat transmigran dari Bali, Jawa, dan Lombok. Kerukunan antarumat beragama dan antarsuku ini tercermin kuat dalam semboyan daerah mereka, "Songu Lara Mombangu", yang berarti "Satu Hati Membangun" untuk kesejahteraan bersama.
Bupati Erwin Burase Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah dalam Forum MPR RI
Pemprov Sulawesi Tengah Perkuat Sinkronisasi Pembangunan Daerah Bersama Bappenas
Pemkab Parigi Moutong Luncurkan Inovasi BERANI dan Nikah Massal untuk Wujudkan Layanan Publik Tertib
Pemkab Parigi Moutong Paparkan Capaian 100 Hari Kerja di HUT AJSS
